KBRN, Bukittinggi: Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Terbuka berupaya untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Bukittinggi.
Hal itu dibuktikan dengan pelaksanaan kegiatan sosialisasi Program Sertifikat Pendidik Anak Usia Dini (PSP- AUD) yang diikuti oleh para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam, Sabtu (22/2/2025) di ruang pertemuan di lantai 3 Balai Kota Bukittinggi.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat Hj. Yesi Endriani, SE, RO yang juga merupakan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bukittinggi memberikan apresiasi atas inisiatif Universitas Terbuka (UT) untuk meningkatkan kompetensi pendidik PAUD di Sumatera Barat.
“ program ini sangat penting bagi para guru PAUD dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme mereka. Dengan adanya sertifikasi ini diharapkan para pendidik dapat memberikan layanan pendidikan yang lebih berkualitas bagi anak-anak usia dini,” ujarnya
Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Terbuka Dra. Yusrafiddin, M.Pd mengatakan program ini bertujuan untuk memberikan pengakuan formal bagi tenaga pendidik PAUD sehingga meningkatkan standar pengajaran sesuai kebutuhan perkembangan anak usia dini secara fleksibel, tanpa harus meninggalkan tugas mengajar.
Tampak para peserta mendapatkan paparan berkaitan dengan tujuan, manfaat, dan mekanisme pendaftaran Program Sertifikat Pendidik Anak Usia Dini (PSP-AUD) sehingga terjalin diskusi interaktif bersama narasumber.
Universitas Terbuka (UT) optimis para guru PAUD di Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam professional dalam mewujudkan program pendidikan anak usia dini sejalan dengan keikutsertaan dalam Program Sertifikat Pendidik Anak Usia Dini (PSP-AUD), dikarenakan Universitas Terbuka (UT) berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia melalui program pendidikan jarak jauh yang fleksibel dan berkualitas.
“jadi, UT melalui LPPM tadi menyiapkan suatu program sertifikat bagi guru yang baru lulus SMA yang mengajar di lembaga PAUD. Nah, coba bayangkan lulusan SMA sudah mengajar anak usia dini, mereka tidak punya keahlian dan kompetensi bagaimana mengajarkan anak dalam social, kemudian emosional, kognitifnya, afektif dan pembelajaran lainnya. Kita siapkan sertifikat yang lama belajarnya itu enam bulan yang dibagi dua paket menjadi masing-masing 3 bulan. Mereka belajar secara online dan dibekali modul tercetak,” sebutnya
Direktur Universitas Terbuka (UT) Padang Dr. Mery Berlian, SP, M.Si didampingi Kepala Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Tri Agra Kota Bukittinggi Drs. H.Ahmad Saimi, M.Pd menyebutkan pihaknya ingin para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) professional dalam mengajar sehingga Program Sertifikat Pendidik ini menjadi salah satu pembuktiannya, bahkan kesempatan untuk memiliki kualifikasi pendidikan yang lebih tinggi berpeluang besar bersama Universitas Terbuka (UT).
“jadi, nanti kita akan bagi menjadi dua paket, sehingga para guru PAUD akan diberikan sertifikat, mereka menjadi tenaga pendidik yang professional. Mereka akan bisa berkuliah lagi menjadi Strata Satu (S1) PAUD di semester 3, dengan adanya sertifikat yang kita berikan,” katanya
Universitas Terbuka (UT) merupakan perguruan tinggi negeri yang menerapkan sistem pendidikan jarak jauh dan terbuka sehingga memberikan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat luas, begitu juga bagi tenaga pendidik di daerah. Program akademik dan sertifikasi yang dimiliki perguruan tinggi ini mampu meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di Indonesia serupa dihadapkan pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Sumber: https://www.rri.co.id/daerah/1341737/universitas-terbuka-ut-berikan-peluang-guru-paud-bukittinggi-miliki-sertifikat